Proses Penciptaan Alam Semesta
OLeh : Agung Yudi Perwira
Islam adalah agama yang paling sempurna dan agama yang paling benar. Hal itu terbukti dari kebenaran-kebenaran segala informasi dan ajaran yang ada didalam kitab al-qur’an yang tidak pernah salah dan bertentangan dengan akal menusia. Justru sebaliknya seiring dengan lebih majunya ilmu pengetahuan dan teknologi hal-hal dan informasi yang ada di dalam al-qur’an itu malah semaikn benar dan terbukti kebenarannya. Semua penemuan-penemuan yang terbaru itu malah akan semakin membuktikan bahwa al-quran itu benar dan dapat menguatkan iman dan kebenaran islam, dimana Al Quran yang turunkan kepada Rasulullah bukanlah omong kosong, murni firman dari Allah. Al Quran sudah menjelaskan bagaimana asal muasal alam semesta tercipta, dan penelitian abad 19 menunjukkan kesamaan hasil penelitian dengan yang termaktub dalam Al Quran yang diturunkan sekitar 610 Masehi.
Begitu juga dengan informasi didalam al-qur’an mengenai penciptaan alam semesta. Dalam salah satu teori mengenai terciptanya alam semesta (teori big bang), disebutkan bahwa alam semesta tercipta dari sebuah ledakan kosmis sekitar 10-20 miliar tahun yang lalu yang mengakibatkan adanya ekspansi (pengembangan) alam semesta. Sebelum terjadinya ledakan kosmis tersebut, seluruh ruang materi dan energi terkumpul dalam sebuah titik. Mungkin banyak di antara kita yang telah membaca tentang teori tersebut.
Dalam salah satu teori mengenai terciptanya alam semesta (teori big-bang), disebutkan bahwa alam semesta tercipta dari sebuah ledakan kosmis sekitar 10-20 miliar tahun yang lalu yang mengakibatkan adanya ekspansi (pengembangan) alam semesta. Sebelum terjadinya ledakan kosmis tersebut, seluruh ruang materi dan energi terkumpul dalam sebuah titik. Mungkin banyak di antara kita yang telah membaca tentang teori tersebut. Menegenai teori bigbang yang dikemukakan pada abad ke-19 Hal itu selaras dengan firman Allah di dalam al-qur’an yang mendukung teori ini yaitu firman Alllah dalam Al-qur’an surat Al-Anbiya ayat 30.
”Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?.” (QS: AL Anbiyaa: 30)
:”Teori Big Bang menyatakan bahwa alam semesta berawal dari ledakan tunggal. Tapi sebagaimana diketahui, ledakan hanya menghancurkan meteri berkeping-keping, sementara Big Bang secara misterius menghasilkan dampak yang berlawanan, yakni misteri yang saling bergabung membentuk galaksi-galaksi”. Tidak ada keraguan jika suatu tatanan sempurna muncul melalui suatu ledakan, maka harus diakui bahwa campur tangan pencipta berperan disetiap saat dalam ledakan ini. Hal lain dari tatanan luar biasa yang terbentuk di alam menyusul peristiwa Big Bang ini adalah penciptaan alam semesta yang dapat dihuni. Persyaratan bagi suatu planet yang layak huni sungguh sangat banyak dan rumit, sehingga mustahil beranggapan bahwa pembentukan ini bersifat kebetulan. Setelah melakukan perhitungan tentang kecepatan mengembangnya alam semesta, Paul Davies berkata : “Bahwa kecepatan ini memiliki ketelitian yang sungguh tak terbayangkan. Perhitungan jeli menempatkan kecepatan pengembangan ini sangat dekat pada angka kritis yang dengannya alam semesta akan terlepas dari gravitasinya dan mengembang selamanya. Sedikit lebih lambat dan alam ini akan runtuh, sedikit lebih cepat dan keseluruhan matahari alam semesta sudah berhamburan sejak dulu. Big Bang bukanlah sekedar ledakan zaman dulu, tapi ledakan yang terencana dengan sangat cermat”.
Lalu siapa lagi jika bukan Allah yang mampu menciptakan Ledakan Besar yang indah. Pasalnya hasil Ledakan Besar itu kini tersusun rapi menjadi materi seperti planet, bintang, galaxi, kluster, dan superkluster di jagad raya. Ledakan tersebut tidak seperti ledakan bom yang hasilnya hancur berantakan. Maka Allah menciptakan alam semesta ini tentunya agar diambil hikmahnya bagi manusia.
Di dalam al-qur’an dinyatakan bahwa bahan atau material inti pembentuk alam semesta bahwa penciptaan alam semesta ini dan segala sesuatu yang ada di alam semesta ini terbuat dan berbahan dasar dari air. Sebagaimana firman Allah di dalam Al-qur’an didalam surat al-ahzab ayat 30 di atas Allah SWT berfirman bahawa dari air lah segala sesuatu di ciptakan hal itu dapat kita buktikan bahwa dalam setiap benda yang ada di Allam Semesta ini pasti terdapat kandungan Air baik dalam tumbuhan,batuan,tanah dan dalam tubuh ataupun jasad manusia dan hewan pasti terkadung didalamnya unsure air. Sebagaimana dinyatakan dalam iklan Aqua Bahwasanya tubuh kita itu 70%nya terdiri dari cairan.
Selain dari itu seluruh makhluk hidup yang ada di alam semesta ini pasti membutuhkan air dalam kehidupan mereka. Hal itu membuktikan bahwa air adalah sumber dari segala kehidupan. Tak ada satupun makhluk hidup yang ada di dunia ini yang tidak membutuhkan air karena sebagaiamnan termaktub dalam al-quran bahwa dari air lah segala sesuatu itu di ciptakan. Lantas kenapa semua makhluk membutuhkan air dalam kehidupan mereka.hal itu karena makhluk hidup itu tercipta dan berbahan dasar dari air. Logikanya speri ini sebuah banguanan terbuat dari pasir,smen dan air. Bangunan itu pasti membutuhkan semua bahan itu dalam [perjalanan bangunan itu jika bangunan itu tidak pernah tersentuh air maka bangunan itu akan cepat mengalami kerusakan dan jika sudah rusak maka akan membutuhkan kembali ketiga bahan yang tadi untuk memperbaikinya.
Segala sesuatu berasal dan diciptakan dari air Sehingga segala sesuatu yang berbahan dasar air pasti mebutuhkan air didalam kehidupannya.
Sepanjang zaman manusia selalu ingin tahu bagaimana alam semesta tak bertepi ini berawal, kemana ia menuju bagaimana hukum yang menjaga tatanan dan keseimbangannya bekerja. Selama ratusan tahun para ilmuwan dan pemikir telah melakukan banyak penelitian tentang hal ini dan memunculkan berbagai teori ada teori big-bang (ledakan besar), tori nebula dan banyak lagi yeori-teori yang lainnya yang membahas mengenai penciptaan alam semesta.
Lantas kenapa manusia dari-masa ke masa selalu meneliti dan ingin yahu mengenai dari apa alam semesta ini diciptakan?bagaimana proses penciptaannya? Berapa lama proses itu terjadi. Hal itu tidaklah aneh karena sudah di nyatak olh Allah SWT di dalam al-qur’an Dalam surat Ali Imran ayat 191, Sang Khalik berfirman,”
(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”
Segala penemuan manusia telah membuktikan bahwa al-qur’an dan semua kandungannya itu adalah benar dan tidak ada kesalahan sedikitpun dalam al-quran. Begitu juga dalam teori dan proses penciptaan alam semesta teori-teori penciptaan bermunculan pada abad ke-19 begitu juga dengan teori bigbang yang isinya tidak bertolak belakang dengan al-quran. Padahal al-quran sudah jauh lebih dahulu ada dibandingkan teori ini.Hal itu membuktikan bahwa al-quran memang benar adalah fiman Allah SWT bukanlah sesuatu yang diciptakan oleh manusia karena jika al-quran adal buatan manusia pasti akan terdapat kekurangan,pertentangan dan kesalahan karena manusia tempatnya salah dan lupa sedangkan di dalam al-quran tidak ada sedikitpun kekurangan,kesalahan dan pertentangan. Hal itu membuktikan bahwa al-quran adalah benar-benar firman Tuhan Yang Maha ESA. Sebagaimana firman Allah di dalam Al-quran suran An-Nisa ayat 82 :
”Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.” [An Nisaa’:82]